Umm Abdullah, seorang Muslimah asal Inggris yang mengenakan cadar. Suatu hari ia sedang bepergian dengan menggunakan kereta di Inggris. Saat di perjalanannya, ia mendapatkan catatan dari seorang wanita asing melalui secarik kertas. Tentu saja hal itu membuatnya terkejut.

Dalam postingan di akun Facebook-nya, Umm Abdullah menjelaskan bagaimana ia melihat seorang wanita asing yang duduk tepat di seberangnya. Ia terus menatapnya. Sebagai seorang wanita Muslim yang memakai cadar, ia mengatakan sudah biasa bila orang-orang menatap kepadanya. Mungkin karena cadarnya, tetapi dia bilang tidak keberatan. Itu mungkin bukan hal aneh di tengah islamophobia di Inggris dan Eropa secara umum.

Wanita asing yang tak dikenalnya itu duduk di depannya, selalu menghindari kontak mata, tetapi berusaha mencuri pandangan. Ia memalingkan wajah ketika Umm Abdullah menatapnya.

“Jadi, ada seorang wanita, saya perhatikan secara khususnya duduk di hadapanku. Saya bisa melihat dari sudut mata saya bahwa dia sedang memperhatikan saya untuk sementara waktu. Setiap kali saya mencoba melirik kembali kepadanya untuk tersenyum, dia cepat berpaling. Lucu, dia tampak tidak pandai menyembunyikan itu.”
“Saya pikir ia telah sampai ke tempat berhenti ketika ia mengambil tasnya dan berdiri. Saya terkejut ia tiba-tiba membungkuk ke arahku dan menyelipkan catatan yang dilipat ke tangan saya.”

Umm Abdullah tidak tahu apa isinya. Untuk sepersekian detik, ia merasa takut memikirkan bahkan membukanya, tidak tahu apa yang diharapkan. “Mungkinkah itu upaya kekanak-kanakan untuk mengejekku? Ancaman
kematian? atau mungkin kunyahan permen karet yang dilipat dalamnya? Saya melihat sekeliling dengan perasaan bingung,” ungkapnya.

Saat Umm Abdullah membukanya untuk melihat pesan wanita itu, berikut yang tertulis di kertas itu:

“Anda terlihat cantik di kerudung Anda seperti bulan purnama di langit malam”


Niqabis

Muslimah yang mendedikasikan tulisannya untuk syiar Islam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *